Saturday, December 31, 2011

TIPS PERAWATAN AKUARIUM


Perawatan rutin akuarium tentu saja akan bervariasi, tergantung pada sistem yang digunakan, penghuni yang diperlihara dll. Oleh karena itu, perawatan harus selalu disesuaikan dengan kebutuhan-kebutuhan tersebut. Berikut hanyalah beberapa panduan umum dasar dalam perawatan akuarium secara rutin.
Perawatan Harian
  1. Beri makan ikan setidaknya 2 kali sehari, terutama apabila ikan-ikan tersebut tergolong pada ikan yang memerlukan energi tinggi. Sesuaikan pemberian pakan untuk ikan lain, dan invertebrata
  2. Periksa kesehatan penghuni akuarium. Pindahkan dan rawat ikan yang tampak sakit ke dalam akuarium karantina
  3. Periksa apakah terdapat tanda-tanda ikan akan memijah, tempatkan ikan tersebut pada tempat pemijahan yang sesuai. Apabila ditemukan burayak pindahkan segera burayak tersebut ke tempat lain.
  4. Periksa temperatur akuarium
  5. Periksa kesehatan jenis-jenis ikan malam pada malam hari dan berikan pakan ikan tersebut sesaat sebelum atau setelah lampu dimatikan.
  6. Matikan lampu akurium sesaat sebelum lampu ruangan dimatikan atau sebelum cahaya alam menjadi gelap



Perawatan Mingguan
  1. Puasakan ikan selama satu hari (jangan lakukan hal ini pada ikan yang sedang/akan memijah atau pada burayak dan anak-anak ikan)
  2. Periksa heater, termostat. Cermati apakah ada atau tidak tanda kerusakan
  3. Periksa pH, kesadahan, kadar garam (untuk akuarium laut), kadar amonia dan nitrit. Lakukan koreksi apabila dijumpai parameter yang menyimpang secara perlahan-lahan
  4. Periksa cadangan pakan ikan, filter, dan peralatan lainnya



Perawatan Dua Mingguan
  1. Matikan aerasi (jangan lakukan untuk akuarium laut)
  2. Secara perlahan aduk permukan lapisan pasir/gravel pada akuarium anda
  3. Bersihkan algae pada kaca
  4. Biarkan kotoran dari kaca dan permukaan lapisan pasir yang diganggu tadi mengendap
  5. Siphon kotoran bersama dengan sekitar 25 persen air akuarium
  6. Ganti air tersebut dengan air yang telah diendapkan sebelumnya, usahakan agar pH, kesadahan, dan temperatur air tambahan ini sama dengan air akuarium
  7. Nyalakan kembali aerasi



Perawatan Tiga Mingguan atau Bulanan
  1. Bersihkan media filter mekanik
  2. Rendam dan bilas media filter biologi dengan menggunakan air akuarium (Jangan cuci dengan bahan pembersih, direbus/disiram air panas, atau menggunakan bahan kimia lain. Hal ini akan menyebabkan bakteri filtrasi mati sehingga filter biologi menjadi tidak berfungsi, sampai bakteri baru tumbuh kembali di media tersebut)
  3. Apabila anda menggunakan filter under gravel, bebaskan sementara pipa out let dari aerator atau head pump. Bersihkan bagian tersebut
  4. Melalui pipa out let tersebut masukan pipa siphon dan cobalah menyiphon kotoran (mulm) yang ada dibagian bawah filter under gravel.
  5. Bersihkan batu aerasi
  6. Periksa diafragma dan pompa aertaor
  7. Bersihkan pipa input udara pada aerator
  8. Periksa peralatan penerangan, terutama sambungan kabel, terminal-terminal dll
  9. Singkirkan bagian-bagian tanaman yang mati, dan lakukan pemangkasan apabila diperlukan
  10. Ganti tanaman yang tumbuh tidak subur.


No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...